Jam

Rabu, 26 Januari 2011




Saya tidak akan menulis panjang-panjang pada dini hari kali ini. Lagi-lagi mata tak mau terpejam, seakan setia menjadi saksi pergantian hari. Secarik kertas yang ada, sebatang pena yang tak bertinta, kucoba tuliskan “selamat bermimpi wahai saudara”,

Ya…
Cukup…
Itu saja….

Kemudian kulanjutkan aktifitas saya untuk ronda malam ini….
Selamat Malam….
read more "“Selamat Bermimpi Wahai Saudara”"



Ditemukannya pola lingkaran raksasa di areal persawahan wilayah Berbah, Sleman, Yogyakarta, Minggu (23/1/2011), menarik perhatian para pemerhati fenomena unidentified flying object (UFO). Jejak semacam itu selama ini sering disebut crop circle yang dikait-kaitkan dengan perbuatan makhluk asing atau alien.

Crop circle selama ini sering ditemui di berbagai negara. Laporan-laporan mencengangkan sering disampaikan dari daerah Amerika Latin. Ukurannya bisa sangat besar mencapai puluhan hingga ratusan meter.

"Dengan ukurannya yang sangat besar sulit dibilang kalau bentuk-bentuk raksasa semacam itu dibuat manusia. Jadi bisa diambil kesimpulan, ada makhluk lain yang membuatnya," kata Dudi Sudibyo, pengamat penerbangan yang juga pemerhati UFO, saat dihubungi Kompas.com, Minggu malam.

Meski demikian, ia tak memungkiri bahwa crop circle bisa jadi juga dibuat manusia. Apalagi, yang di Yogyakarta ukurannya tidak sebesar crop circle di Amerika Latin yang ukurannya mencapai puluhan hingga ratusan meter.

"Pendekatan ilmiah tetap harus dikedepankan. Saya kira masyarakat tak bisa mengabaikannya begitu saja. Perlu diteliti lebih lanjut," kata Dudi.

Ia mengatakan, pihak-pihak yang tertarik meneliti sebaiknya segera mendokumentasikannya seperti mengambil gambar secara rinci, mengukur dimensinya, termasuk menginvestigasi bagaimana crop circle itu dapat muncul di lokasi tersebut.

Ada sejumlah ahli yang sebelumnya telah mencoba merekonstruksi pembuatan crop circle tersebut. Menurutnya, hal itu memang bukan hal mustahil meskipun harus dengan perhitungan matematika yang cermat.

Namun, sampai sekarang crop circle yang pernah ditemukan tetap saja menjadi misteri karena tak ada yang mengaku membuatnya. Nah, bagaimana dengan crop circle di Yogyakarta, akankah tetap menjadi misteri?
read more "UFO Mendarat Di Jogja"

Senin, 24 Januari 2011




Sejarah sepeda bermula di Eropa. Sekitar tahun 1790, sebuah sepeda pertama berhasil dibangun di Inggris. Cikal bakal sepeda ini diberi nama Hobby Horses dan Celeriferes. Keduanya belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu.



Bisa dibayangkan, betapa canggung dan besar tampilan kedua sepeda tadi. Meski begitu, mereka cukup menolong orang-orang – pada masa itu – untuk berjalan. Penemuan fenomenal dalam kisah masa lalu sepeda tercipta berkat Baron Karl Von Drais.

Von Drais yang tercatat sebagai mahasiswa matematik dan mekanik di Heidelberg, Jerman berhasil melakukan terobosan penting, yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan.

Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling kebun. Ia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama, Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada 1817.
Proses penciptaan selanjutnya dilakukan Kirkpatrick Macmillan. Pada tahun 1839, ia menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dengan ban depan Draisienne. Untuk menjalankannya, tinggal mengayuh pedal yang ada.

James Starley mulai membangun sepeda di Inggris di tahun 1870. Ia memproduksi sepeda dengan roda depan yang sangat besar (high wheel bicycle) sedang roda belakangnya sangat kecil.


Dari sinilah, awal kemajuan sepeda yang pesat. Beragam bentuk sepeda berhasil diciptakan. Seperti diketahui kemudian, sepeda menjadi kendaraan yang mengasyikkan.

Di Indonesia, perkembangan sepeda banyak dipengaruhi oleh kaum penjajah, terutama Belanda. Mereka memboyong sepeda produksi negerinya untuk dipakai berkeliling menikmati segarnya alam Indonesia. Kebiasaan itu menular pada kaum pribumi berdarah biru. Akhirnya, sepeda jadi alat transpor yang bergengsi.

Pada masa berikutnya, saat peran sepeda makin terdesak oleh beragam teknologi yang disandang kendaraan bermesin (mobil dan motor), sebagian orang mulai tertarik untuk melestarikan sejarah lewat koleksi sepeda antik. Rata-rata, sepeda lawas mereka keluaran pabrikan Eropa. Angka tahunnya antara 1940 sampai 1950-an. Dan mereka sangat cermat dalam merawatnya.

Di masyarakat kita, sepeda lawas itu dikenal dengan beberapa sebutan, seperti ontel, jengki, kumbang dan sundung. Kalau jengki itu kan asalnya dari kata jingke (bahasa Betawi, artinya berjinjit), jadi waktu naiknya kita harus berjingke saking tingginya. Kalau ontel, ya artinya diontel atau dikayuh.
(www.kopyahputih.tk)
read more ""Sepeda Onthel" In The History"

Rabu, 19 Januari 2011




JADZAB, kosakata baru dalam bahasa Indonesia, terucap pertama kali dalam Forum Langitan tentang persyaratan kerelaan para kiai merestui Abdurrahman Wahid melaju ke pencalonan presiden. Para kiai dalam forum itu merestui Gus Dur asalkan setelah menjadi presiden ia tidak jadzab lagi seperti biasanya.

Secara etimologis, jadzdzaab adalah bentuk superlatif ( mubalaghah) dari kata jadzaba, yang artinya ";menarik";, dan dalam format superlatif dapat diartikan ";sangat menarik";. Dalam terminologi pesantren, ia sering digunakan dalam konteks pengalaman batin dan pemahaman seseorang yang dimanifestasikan dalam perbuatan dan kata yang kurang dapat dipahami oleh publik.

Dalam sejarah pesantren, ada Kiai Khalil dari Bangkalan, Madura, yang hidup pada awal abad XX, yang kondang sering jadzab dan kemudian diakui kebenarannya oleh para ulama. Dalam suatu pengajian rutin dengan para murid, tiba-tiba ia mengambil ranting pohon dan memukuli para murid dengan tuduhan ";mencuri kambing";. Sang guru bertitah bahwa banyak muridnya yang melihat gambar kambing di atas kulit sapi yang sengaja dibuat sebelum pengajian dimulai. Memperhatikan obyek selain guru yang sedang mengaji sama dengan mencuri pandang, dan kali ini mencuri pandang atas gambar kambing. Bagaimanapun, mencuri adalah salah dan patut dihukum.

Masih tentang Kiai Khalil, saat sedang memimpin salat Jumat, tiba-tiba ia nyelonong keluar melalui pintu khusus imam dan memberi makan ayamnya. Tentu saja jemaah menjadi kacau. Dan begitu terlihat para murid ribut, segera saja ia kembali dengan ranting kayu dan memukuli mereka seraya berujar, ";Bukankah sudah diajarkan kepada kalian, apabila ada imam yang salatnya batal, salah seorang dari barisan terdepan harus menggantikannya? Saya memberi makan ayam karena kewajiban. Kalau ayam itu mati kelaparan, saya akan berdosa. Sedangkan sejenak setelah memberi makan ayam saya dapat kembali salat sebagai makmum."; Maka, sadarlah para murid tentang pokal gurunya yang eksentrik itu. Mereka menjadi mafhum bahwa secara ilmu fikih tindakan sang guru itu benar.

Benarkah Gus Dur mendengarkan pesan para sesepuh NU agar tidak jadzab lagi? Para kiai terkemuka NU, terutama pemimpin Pondok Pesantren Langitan, Jawa Timur, dan pemimpin Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, sudah mewanti-wanti agar Gus Dur tidak jadzab dalam menjalankan tugasnya sebagai presiden. Tampaknya, mereka sudah menduga Gus Dur akan jadzab lagi.

Jangankan kini setelah menjabat presiden, sewaktu masih menjabat Ketua Umum Tanfidziyah (Badan Eksekutif) NU saja sudah sering ia tidak mendengarkan fatwa para kiai. Memang, sebelum menjabat presiden, Gus Dur telah jadzab beberapa kali. Namun, karena masih terbatas dalam lingkungan NU, yang sangat toleran dengan perbedaan pendapat dalam fikih, dampaknya tidak terlalu dirisaukan. Ketika ";assalamualaikum"; boleh diganti dengan ";selamat pagi";, para kiai kalem saja. Namun, saat ia mengubah bacaan ";Naara"; pada surah At-Thalaq dalam Alquran menjadi ";Naro";, hampir serempak para kiai bereaksi. Memang kala itu para kiai tidak berkenan dengan J. Naro, Ketua Umum PPP, yang cenderung meminggirkan politisi yang berasal dari NU, tapi mengubah bunyi ayat Alquran nanti dulu. Selengkapnya makna ayat yang ";diubah"; Gus Dur adalah, ";Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari Naara (api neraka)."; Nah, ";Naara"; inilah yang kemudian dibunyikan menjadi Naro yang Ketua Umum PPP saat itu.

Salahkah Gus Dur? Jawabannya adalah ya dan tidak. Kalau bermaksud mempermainkan ayat Alquran sebagaimana dilakukan Harmoko pada malam sarasehan para dalang di Solo (1996) untuk menyongsong Pemilu 1997, secara akidah ia dinyatakan bersalah--dan harus menyatakan diri secara eksplisit untuk masuk Islam kembali karena dianggap telah keluar dari Islam. Tapi, apabila mengutip sebagian ayat dan menyambungnya dengan kata lain dalam konteks iqtibas dengan maksud lebih menarik perhatian, ia belum dianggap keluar dari rel. Iqtibas adalah semantik bahasa dan dimungkinkan pemakaiannya dalam berbagai kepentingan. Ilmu ini dipelajari di pesantren oleh para santri yang telah mencapai tataran ahli pada bidang gramatika dan sastra Arab klasik (ilmu balaghah).

Daftar jadzab masih panjang, misalnya ucapan Gus Dur bahwa dalang kerusuhan pada awal 1998 adalah ES. Ketika Egi Sujana meradang karena merasa ES adalah inisial namanya, seperti biasanya Gus Dur kalem saja. Menurut sebagian pengamat, yang dimaksud dengan ES adalah Eyang Soeharto, bahkan ada yang memelesetkannya menjadi Ente Sih.

Setelah beberapa waktu sepi, tiba-tiba kita tersentak pada saat Perdana Menteri Italia memperingatkan militer Indonesia agar tidak mengambil alih kekuasaan dari Gus Dur. Kemudian, orang terperangah kembali saat Wiranto diminta berhenti dari jabatannya selaku Menteri Koordinator Politik dan Keamanan. Padahal, sebelumnya, Gus Dur mengaku pernah diselamatkan dari ";pembunuhan atas perintah atasan"; saat itu. Belum lagi reda, Gus Dur mengatakan, ";Sulit membedakan antara DPR dan taman kanak-kanak,"; yang mengundang protes keras dari para wakil rakyat itu.

Nah, jadzab apa lagi yang akan keluar dari mulut Gus Dur setelah kalangan istana terlibat dalam kasus Bulog? Sesering dan separah apa pun jadzab Presiden Wahid, masyarakat awam tetap saja kurang dapat mengerti. Tampaknya, hanya para kiai di Forum Langitan yang mafhum apa maknanya. Tanyakanlah kepada mereka, jangan tanya pada rumput yang bergoyang.
read more "JADZAB"

Minggu, 02 Januari 2011




Pergantian tahun baru 2011 kali ini hanya saya lewatkan untuk istirahat, tidur di pondok. Meskipun dipondok sendiri ada kegiatan, semaan Al-Qur'an....."Ah lagi males, sekali kali ga ikut" pikirku.....
Sebelum tidur q ambil modem, q buka laptop, browsing sebentar....
Kaget....ada kejadian duka di belahan dunia bagian timur sana.....
Beritanya kurang lebih seperti ini.........

SEBUAH bom mobil meledak di depan Gereja Kristen Koptik, Alexandria, Mesir, Sabtu dini hari waktu setempat (1/1). Bom yang diduga aksi bunuh diri itu meledak saat ribuan jemaat Gereja Al Qiddissine beribadah menyambut tahun baru. Diperkirakan, korban tewas dalam peristiwa tersebut 21 orang dan luka-luka 80.

Ledakan dahsyat itu berasal dari mobil yang diparkir di depan kompleks gereja. Stasiun televisi Al Jazirah melaporkan, polisi Alexandria menduga bom itu diledakkan pelaku di dalam mobil. Aparat masih menyelidiki apakah pengebom juga ikut tewas bersama korban yang lain. Menurut Kementerian Dalam Negeri, delapan korban yang terluka adalah umat muslim. Selain itu, gedung gereja dan sebuah masjid yang berada di dekat lokasi kejadian rusak.

Seorang saksi kepada stasiun televisi On-TV mengungkapkan bahwa dirinya melihat mobil mini Skoda diparkir di depat gereja menjelang pergantian tahun. Setelah itu, sejumlah pria keluar meninggalkan mobil tersebut. Beberapa saat kemudian mobil tersebut meledak.

Tak lama setelah kejadian itu, salah satu kelompok jaringan Al Qaedah di Iraq mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka menyatakan, serangan itu merupakan respons atas kabar bahwa dua perempuan tengah disandera di Mesir setelah mereka pindah agama dari Kristen ke Islam. "Pihak berwenang Mesir masih memverifikasi klaim dari kelompok itu," bunyi rilis Kementerian Dalam Negeri Mesir sebagaimana dilansir AFP.

Saat ini 21 korban tewas tersebut telah dibawa ke rumah sakit di kota itu. Sebagian besar korban adalah jemaat gereja yang baru selesai mengikuti misa tahun baru di kota terpadat kedua di Mesir tersebut. Lebih dari 1.000 orang mengikuti misa di gereja yang berada tak jauh dari pelabuhan Mediterania itu.

Saat ini polisi melakukan investigasi. "Saya sedang berada di dalam gereja ketika mendengar ledakan," kata pejabat senior Kementerian Kesehatan Mesir Osama Abdel Moneim yang juga salah seorang saksi insiden tersebut kepada The Associated Press.

Aksi peledakan bom itu membuat marah umat kristiani. Mereka langsung mendatangi masjid terdekat dan melempar kitab suci ke jalanan. Tak hanya itu, mereka juga sempat terlibat baku hantam dengan warga muslim dan polisi setempat.

Wali Kota Alexandria Adel Labib juga menuding jaringan Al Qaidah sebagai dalang dari ledakan tersebut. Melalui siaran televisi, Adel Labib membenarkan adanya ancaman penyerangan terhadap gereja-gereja di Alexandria. Labib berjanji, pihak berwajib segera mengungkap kasus tersebut.

Setelah ledakan, para umat Kristen berdoa di depan bangkai mobil yang diyakini bermuatan bahan peledak tersebut. "Kami akan mengorbankan jiwa dan darah kami untuk Salib," kata salah satu warga.

Presiden Mesir Hosni Mubarak bersumpah akan melacak orang-orang di balik serangan itu. "Kami akan memotong tangan teroris yang melawan keamanan Mesir. Aksi teroris ini telah mengguncang hati nurani bangsa," katanya sebagaimana dikutip AFP.

Mubarak juga menduga ada tangan asing di balik serangan malam tahun baru itu. "Ini adalah operasi teroris yang asing bagi kita," katanya dalam pidatonya di televisi. Karena itu, dia meminta umat Islam dan Kristen merapatkan barisan. "Seluruh Mesir sudah menjadi target teroris, bukan hanya umat Koptik. Kita harus menghentikan mereka," kata presiden
read more "BOM MOBIL DI MESIR PADA 01 - 01 - 2011"

Jumat, 31 Desember 2010




ada 2 tahun baru yang kita kenal. Versi Hijriyah dan Masehi.
Dan tulisan ini adalah bentuk rasa iri saya sebagai seorang Muslim terhadap keduanya. Sekarang kita bandingkan saja. Perayaan tahun baru Masehi selalu dan selalu dirayakan secara semarak, meriah, dan terkesan glamour. Kemudian tengok perayaan tahun baru Hijriyah....bahkan ada sebagian kita yang tidak sadar dan tidak tahu dengan tahun baru hijriyah. Boro-boro mau ngrayain...tahu aja kagak....”itu jawaban sebagian saudara Muslim kita.
Terus apa yang membuat rasa iri ini muncul. Bukan masalah meriah atau glamornya perayaan tahun baru. Tapi kesadaran kita sebagai seorang Muslim yang semakin menipis. Kita Muslim, Kita punya Tahun Baru sendiri. Tapi kebudayaab barat lah yang lebih kita pilih. Sekarang mari kita tanyakan pada diri masing-masing. “KENAPA....???
read more "1432 H vs 2011 M"

Kamis, 23 Desember 2010




Ada suatu kisah seorang santri yang menuntut ilmu pada seorang Kyai. Bertahun-tahun telah ia lewati hingga sampai pada suatu ujian terakhir. Ia menghadap Kyai untuk ujian tersebut.
“Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian. Kalau kamu bisa menjawab berarti kamu lulus”, kata Kyai.
“Baik pak Kyai. Apa pertanyaannya?” “Kamu cari orang atau makhluk yang lebih jelek dari kamu. Kamu aku beri waktu tiga hari”.
Akhirnya santri tersebut meninggalkan pondok untuk melaksanakan tugas dan mencari jawaban atas pertanyaan Kyainya.
Hari pertama, sang santri bertemu dengan si Polan pemabuk berat yang dapat dikatakan hampir tiap hari mabuk-mabukan. Santri berkata dalam hati, “inilah orang yang lebih jelek dari aku. Aku telah beribadah puluhan tahun sedang dia mabuk-mabukan terus”.
Tetapi sesampai ia di rumah, timbul pikirannya. “Belum tentu, sekarang Polan mabuk-mabukan siapa tahu pada akhir hayatnya ALLAH memberi hidayah dan dia husnul khotimah. Dan aku sekarang baik, banyak ibadah tetapi pada akhir hayat dikehendaki suul khotimah. Bagaimana??? Dia belum tentu lebih jelek dari aku.
Hari kedua, santri jalan keluar rumah dan bertemu dengan seekor anjing yang menjijikkan rupanya. Sudah bulunya kusut, kudisan pula. Santri bergumam, “ketemu sekarang yang lebih jelek dari aku. Anjing ini sudah haram dimakan, kudisan, jelek lagi”.
Santri gembira karena telah dapat jawaban atas pertanyaan gurunya. Waktu akan tidur sehabis Isya, dia merenung. “Anjing ini kalau mati, habis perkara dia. Dia tidak dimintai tanggung jawab atas perbuatannya oleh ALLAH. Sedangkan aku akan dimintai pertanggung jawaban yang sangat berat yang kalau aku berbuat dosa akan masuk neraka aku”. Aku tidak lebih baik dari anjing itu.
Hari ketiga akhirnya santri menghadap Kyai. Kyai bertanya, “sudah dapat jawabannya muridku?” “Sudah guru”, santri menjawab. “Ternyata orang yang paling jelek adalah saya guru”. Sang Kyai tersenyum, “kamu aku nyatakan lulus”.
read more "PERTANYAAN TERAKHIR"
 

Entri Populer

Tuan Rumah

Kenalan Yuk

Foto saya
Pacitan, Jawa Timur, Indonesia
Blog ini hanya sekedar mengeksplor sisi ke WOW-an INDONESIA kita... salam kenal semuanya....

Blogroll

   

Jumlah Pengunjung

Pengikut